Sebagai Simpul Rahima yang kerap menyuarakan Islam rahmatan lil ‘alamiin, Ibunyai Nia Ramdaniati asal Tasikmalaya mengisi acara berjudul “Pembinaan Kader Posyandu & PKK” . Kegiatan ini diselenggarakan pada 29 Februari 2020 di desa Cigunung Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya. Beberapa pihak yang hadir, yaitu kader posyandu, PKK, serta guru PAUD. Ibunyai Nia dalam pertemuan tersebut mengangkat tentang pelibatan laki-laki dalam pencegahan stunting. 

Mengapa laki-laki penting dalam pencegahan stunting?

  1. Anak-anak

Anak-anak harus mendapatkan gizi yang seimbang. Apabila para ayah tidak tahu dan memperhatikannya pastinya ibu akan kerepotan sendiri. Sesekali ayah boleh menyuapi anak-anaknya agar anak-anak bertambah nafsu makannya. Anak-anak merasakan kedekatan emosional dari ayah karena saat anak senang nafsu makannya tidak terganggu. 

 

  1. Remaja putri

Remaja Putri harus dekat dengan ayahnya dan remaja putra harus dekat dengan ibunya. berikan reward dengan kata-kata positif pada anak-anak. Gadisku cantik, Bujangku ganteng. Untuk apa? agar suatu saat bertemu lawan jenis dan lawan jenisnya bilang hei cantik, hei ganteng tidak langsung terlena karena ayah dan ibunya sudah lebih dulu bilang begitu.

Selain itu, ajarkan pada mereka tentang kesehatan reproduksi yaitu kesehatan fisik dan mentalnya, terkait memilih pasangan itu nanti kalau sudah akan menikah dan jika suka pada lawan jenis itu normal tapi harus belajar pengendalian diri. karena kalau terjadi pernikahan anak berpotensi keturunannya stunting jika tidak bisa merawat anak.

 

  1. Calon Pengantin

Ajarkan oleh para ayah dan ibu apa itu tujuan pernikahan sesungguhnya. Mencintai itu bukan soal kepuasan diri tapi bagaimana dirinya dan pasangannya bisa saling melengkapi.

 

  1. Pasangan

Para suami harus senantiasa menyayangi istri, karena istri memiliki hormon cinta yang jika disemai benih-benih kasih sayang dari pasangannya maka alat reproduksinya berfungsi dengan baik. Misalnya, ASI melimpah ruah, saat melahirkan kontraksinya sempurna, saat hamil pun tidak stres, dan saat bersama anak-anak istri bahagia sehingga anaknya pun sehat.

 

  1. Lingkungan

Para ayah harus berkolaborasi dengan teman, tetangga dan lingkungannya. Menularkan energi positif agar senantiasa berbuat baik pada pasangan dan anak-anak dengan memperhatikan sanitasi dan air bersih, pola makan dan pola asuh.

Ibunyai Nia sangat mengapresiasi kepala Desa Cigunung yang telah menganggarkan dana desa untuk pembangunan sarana kesehatan (posyandu) dan pendidikan anak usia dini yang merupakan bentuk layanan terpadu bagi pencegahan stunting.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here