Tentang Rahima

Rahima, Pusat Pendidikan dan Informasi Islam dan Hak-Hak Perempuan adalah sebuah organisasi non-pemerintah (Ornop) atau non government organization (NGO ) yang berfokus pada peningkatan kesadaran tentang Islam, gender, dan hak-hak perempuan. Nama “Rahima” terinspirasi dari dua hal, pertama‘rahim’ perempuan yang merupakan tempat dimana kehidupan manusia pertama kali disemaikan. Dan kedua, dari salah satu dari 99 nama Tuhan yang indah (al-asma-ul husna) yakni Ar-Rahiim yang artinya “Maha Penyayang”. Oleh karenanya, maksud diambilnya nama Rahima adalah ‘untuk merayakan kehidupan dengan semangat welasasih atau kasih sayang’.

Rahima berdiri pada tanggal 5 Agustus 2000, dan keberadaannya disahkan oleh Notaris pada tanggal 11 September 2000 di Jakarta. Pendiri Rahima ada 18 orang dari berbagai latar belakang seperti tokoh agama, aktivis hak asasi perempuan, dan intelektual seperti KH. Muhyiddin Abdusshomad, Almh. Hj. Djudju Zubaidah, KH. Hussein Muhammad, Dra Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, MA. Prof. Dr.SaparinahSadli, Kamala Chandra Kirana, MA, Farha Ciciek, MA, Prof. Dr.Azumardi Azra, Syafiq Hasyim, AD. Eridani, dan lain-lain. Seiring dengan rangkaian peringatan 10 tahun, Rahima secara resmi mengumumkan bentuk badan hukumnya yang baru dengan mengubah dari Yayasan ke Perhimpunan. Perubahan ini secara hukum disahkan melalui Akta Notaris tertanggal 12 Oktober 2011 No 5, dan juga Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor: AHU-144 .AH.01.06.Tahun 2011.

Visi dan Misi Rahima

Visi: Mewujudkan kultur dan struktursosial yang berkeadilan yang ditandai dengan terpenuhinya hak-hak perempuan sebagai hak asasi manusia.

Misi I:Terciptanya pengakuan pada otoritas Ulama Perempuan

  • Misi Strategis 1.1
    Dukungan tokoh dan Lembaga agama, sosial dan negara
  • Misi Strategis 1.2
    Ruang-ruang public Ulama Perempan makin tersedia
  • Misi Strategis 1.3
    Pesantren percontohan Rahima tersedia untuk kaderisasi

Misi 2: Simpul-simpul Rahima mampu melakukan perubahan sosial

  • Misi Strategis 2.1
    Rahima menjadi system pendukung handal keadilan gender dan Islam
  • Misi Strategis 2.2
    Jaringan kerja Rahima berkembang dan meningkat

Penerima Manfaat

  • Ulama Perempuan
  • Ulama Lakilaki
  • Tokoh Agama
  • Guru Agama Islam
  • Dosen
  • Petugas KUA (penyuluh, penghulu, konselor keluarga)
  • Komunitas majelis taklim
  • Santri dan siswapesantren dan madrasah.

Hingga kini, Rahima telah bekerja dengan melibatkan ± 1000 mitra dari beragam kelompok seperti yang telah tersebut di atas.Mereka adalah kelompok perantara (intermediary goups) dan merupakan pemimpin komunitas maupun pendidik sebaya yang melakukankerja-kerja sosialisasi dan pendampingan masyarakat.

Para Pemangku Kepentingan/Stake holders

  • Pesantren
  • Organisasisosialkeagamaan
  • Sekolah Islam dan Madrash
  • Perguruan Tinggi Agama dan Universitas
  • Lembaga penelitian atau pusat kajian
  • Media: media massa baik cetak, elektronik, maupun media sosial
  • Kementerian/Lembaga dan institusi di lingkup kerjanya
  • Lembaga-lembaga donor baik di dalam maupun luar negeri
  • Perwakilan Kedutaan Besar berbagai negara asing di Indonesia
  • Dunia usaha atau corporate

Kontak Kami:

Rahima, Pusat Pendidikan dan Informasi Islam dan Hak-hak Perempuan

Jl. H. Shibi No.70 RT 07 RW 01 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Indonesia 12640

Telepon/Fax. : +62-21-7873210, HP. +628121046676

Email : info@swararahima.com  Website : www.swararahima.com

Facebook: Rahima Rumah Bersama  Instagram: swararahima Twitter: swararahima