Ibu Nyai Nia Ramdaniati, mitra Rahima dari Tasikmalaya, Jawa Barat mengadakan lingkar baca kepada ibu-ibu orang tua murid TK Al-Musyawirin. Lingkar baca ini dinamai Sauyunan, berasal dari bahasa sunda yang artinya hidup rukun. Lingkar baca kali ini mendiskusikan tentang majalah Swara Rahima edisi 56 mengenai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Melalui diskusi ini, para peserta mulai memahami kerentanan perempuan terhadap KBGO serta bijak dalam bermedia sosial. Peserta sebagai orang tua siswa juga mendiskusikan hal-hal yang perlu dilakukan agar anaknya tidak menjadi korban. Misalnya, sejak dini memberikan rambu-rambu mana saja yang boleh ditonton dan mana yang tidak boleh serta memberi penguatan ketauhidan bahwa Allah akan mengawasi semua perbuatan kita termasuk dalam dunia maya.
Dalam buku Umat Bertanya Ulama Menjawab, ada beberapa pertanyaan terkait istri bekerja yang direkam dalam…
Pendapat para ulama terkait fiqh aborsi sangat beragam, meskipun dengan argumentasi yang sama-sama bersumber dari…
Suatu ketika dalam sebuah pengajian bulanan, para peserta terenyuh oleh tanggapan seorang ibu muda. Sebut…
Nuri mengeluhkan suaminya tidak pernah memperhatikannya selama masa kehamilan. Saat hamil, ia jalan-jalan pagi di…
Siti mengaku punya masalah dengan suaminya setelah melahirkan dua anak perempuan dari pernikahannya. Suaminya ingin…
Zainab sangat syok setelah melakukan hubungan seksual pertama kali dengan suami di malam pertama pernikahannya.…