Rahima telah melaksanakan Workshop Penyusunan Panduan Pendidikan HKSR dan Pencegahan Kekerasan Seksual dan Anak di Yayasan As-Sholih pada Jumat, 13 Februari 2026 di Pati. Kegiatan ini difasilitasi oleh Ibu Pera Sopariyanti, S.Pd.I., M. Hum. (Direktur Rahima) dan Wanda Roxanne, S.Psi., M.Si. (Koordinator Program Rahima).
Workshop ini dihadiri oleh 15 peserta yang merupakan ketua, pengawas, pembina, pengajar dan staf di Yayasan As-Sholih. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan dan pendampingan dalam penyusunan draft Panduan Pendidikan HKSR bagi Anak dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Yayasan As-Sholih.
Dalam diskusi, penguatan perspektif dilakukan dengan menggunakan metode Kotak Manusia (Human Box) dalam memahami perspektif gender dan kekerasan seksual. Selain itu, penguatan melalui perspektif islam dan konstitusi. Kemudian, dilanjutkan dengan penyusunan dan presentasi draft Panduan Pendidikan HKSR dan PPKS bersama kelompok.
Panduan ini akan digunakan untuk siswa dari RA, TPQ, MI dan MTs, sebagai upaya ulama perempuan dan Yayasan sebagai salah satu upaya dalam pendidikan hak kesehatan seksual dan reproduksi, serta memastikan ruang aman di lembaga pendidikan tanpa kekerasan seksual.
Pendapat para ulama terkait fiqh aborsi sangat beragam, meskipun dengan argumentasi yang sama-sama bersumber dari…
Suatu ketika dalam sebuah pengajian bulanan, para peserta terenyuh oleh tanggapan seorang ibu muda. Sebut…
Nuri mengeluhkan suaminya tidak pernah memperhatikannya selama masa kehamilan. Saat hamil, ia jalan-jalan pagi di…
Siti mengaku punya masalah dengan suaminya setelah melahirkan dua anak perempuan dari pernikahannya. Suaminya ingin…
Zainab sangat syok setelah melakukan hubungan seksual pertama kali dengan suami di malam pertama pernikahannya.…
Nama saya Endah. Awalnya saya berdiskusi dengan calon suami sebelum menikah. Karena masing-masing mempunyai perbedaan…