Oleh: Nyai Zahrotun Nafisah
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bolehkah berniat puasa setelah imsak? Niat puasa ini sangat penting dilakukan, karena niat merupakan salah satu rukun puasa, artinya kalau itu tidak dilakukan maka puasanya tidak sah atau batal. Hal ini sebagaimana hadis Nabi saw yang berbunyi “Barangsiapa yang tidak berniat puasa di malam hari sebelum terbitnya fajar, maka tidak ada puasa baginya” (HR. Abu Dawud).
Mengenai boleh atau tidaknya niat ini dilakukan setelah imsak. Para ulama berbeda pendapat mengenai waktu untuk berniat puasa Ramadhan;
Kapan waktu fajar itu? Terdapat dalil yang diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, ia berkata: “‘Kami sahur bersama Nabi saw., lalu beliau melakukan salat’. Saya (perawi) tanya: ‘Berapa jarak antara azan dan sahur?’ Zaid menjawab: ‘Perkiraan 50 ayat’.” (HR Al-Bukhari).
Para Ulama di Indonesia memperkirakan bahwa pembacaan 50 ayat sekitar 10 menit. Maka dari itu, jika berniat puasa setelah imsak hukumnya boleh. Karena di antara imsak dan subuh masih masuk waktu sebelum fajar.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Konsep wilayah (perwalian) menekankan pandangan tentang perlindungan sebelum menikah, dimana perempuan berada di bawah perlindungan…
Bu Sri harus bangun lebih cepat setiap harinya. Sebelum azan subuh, dia telah bergegas mempersiapkan…
Salah satu yang paling dibutuhkan dalam mempererat dan mempertahankan ikatan perkawinan adalah saling pengertian. Sikap…
Musyawarah menjadi pilar penting dalam relasi suami-istri dalam memutuskan sesuatu terkait dengan kehidupan rumah tangga…
Rabu, 9 Juli 2026, Kalyanamitra bekerjasama dengan Rahima, melaksanakan kegiatan “Merawat Bersama, Mengurai Beban: Refleksi…
Seperti diungkap pada tulisan sebelumnya, ada saatnya hubungan perkawinan dihadapkan pada situasi yang rentan memicu…