Kajian Islam

Care Work di Pesantren Tanpa Kekerasan

Oleh: Nyai Maisaroh Syarbini

Assalamualaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Hadirin yang dirahamati Allah,

Pesantren adalah rumah ilmu, rumah akhlak, dan rumah doa. Santri datang dari jauh, meninggalkan orang tua, menyerahkan diri dan masa depannya kepada pesantren. Maka, pengasuhan di pesantren adalah amanah besar di hadapan Allah. Dalam istilah modern, ini disebut care work—kerja pengasuhan dan perawatan manusia. Tapi dalam bahasa agama, ini adalah tarbiyah dan ri’ayah, mendidik dan menjaga.

Islam mengajarkan pengasuhan dengan rahmah dan kasih sayang. Rasulullah saw tidak pernah mendidik dengan kekerasan, beliau bersabda:

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَلَمْ يُوَقِّرْ كَبِيرَنَا


“Bukanlah termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua.”

Hadis ini menjadi dasar pengasuhan dalam Islam, Nabi Muhammad saw mendidik dengan penuh kasih sayang, bukan dengan tangan yang keras, dengan cinta, bukan dengan ancaman. Kita mesti jujur, dunia pendidikan termasuk di pesantren, kerap terjadi kekerasan, bullying, bahkan kekerasan seksual. Pesantren harus menjadi rumah aman, tempat santri merasa dilindungi, bukan ditakuti. Tegas boleh, disiplin boleh, tetapi kekerasan tidak pernah boleh.

Pengasuhan santri adalah amanah suci. Jika kita mendidik dengan kasih sayang, kita sedang membangun generasi beriman dan beradab. Tetapi jika kita membiarkan kekerasan, kita sedang merusak masa depan umat. Mari kita jaga pesantren sebagai rumah aman, karena santri adalah titipan Allah dan harapan peradaban. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumiddin fil Kitab Adab Al-Muta’allim wa Al-Mu’allim berkata:

”Hendaknya pendidik bersikap lembut kepada anak didik, tidak keras dan tidak kasar, karena kelembutan lebih mendekatkan hati mereka kepada kebenaran.”

Sekian dari saya,

والله يرحمنا بالرحمة التّامّة

Wassalamu Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Similar Posts:

swararahima

Share
Published by
swararahima

Recent Posts

Apa itu Resesi?

Oleh: Nyai Ai Sadidah Assalamu’alaikum Wr. Wb.  Para ahli ekonomi memprediksi situasi ekonomi global dan…

2 hari ago

Fenomena Fatherless Dalam Parenting Perspektif Islam

Oleh: Kyai Efi Afifi Assalamualaikum, Wr. Wb. Menjadi orang tua dan mendidik anak bukanlah hal…

3 hari ago

Menguatkan Dakwah Transformatif Ulama Perempuan di Tadarus Ke-5 PUP Jawa Tengah

Pada 14–17 Mei 2026, Rahima menyelenggarakan Tadarus ke-5 Pendidikan Pengaderan Ulama Perempuan (PUP) Jawa Tengah…

3 hari ago

Poligami dalam KUHP Nasional

Oleh: Nyai Rusdaya Basri Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada 2 Januari 2026, pemerintah secara resmi…

4 hari ago

Nikah Siri dalam KUHP: UU NO 1 Tahun 2023

Oleh: Kyai Afwan Zuhdi Assalamu’alaikum, Wr. Wb. Para pemirsa yang dirahmati Allah .. Apakah anda…

5 hari ago

Pemberdayaan Lansia : Memberikan Ruang Bermakna bagi Lansia

Oleh: Nyai Novi Assirotun N Assalamualaikum, Wr. Wb. Ramadan bukan sekadar menahan lapar, tapi tentang…

6 hari ago