Oleh: Nyai Ninin Karlina
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Apakah main game saat bulan Ramadhan membatalkan puasa?
Boleh, namun bisa makruh (mengurangi pahala puasa) manakala dengan main game bisa melalaikan ibadah dan memicu munculnya emosi negatif.
Kita perlu melihat lebih dalam apakah bermain game itu membawa manfaat atau justru membawa mudarat bagi ibadah kita. Bermain game secara berlebihan bisa mengurangi pahala puasa kita, misalnya:
Nabi saw bersabda: “Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan yang tidak baik dan kebodohan.” (HR. Al-Bukhari)
Agar puasanya tetap terjaga keberkahannya, maka bermain game-lah dengan bijak dengan cara: membatasi waktu bermain, jangan sampai mengganggu ibadah wajib, pilih game yang tidak mengandung unsur kekerasan atau hal yang diharamkan, dan jadikan bermain game sebagai hiburan yang tidak berlebihan, misalnya hanya saat istirahat setelah salat atau setelah berbuka puasa.
Jadi bermain game tidak membatalkan puasa, tetapi jika dilakukan secara berlebihan dan melalaikan ibadah, maka bisa mengurangi pahala puasa.
Wassalamu’alaikum wr wb
Pendapat para ulama terkait fiqh aborsi sangat beragam, meskipun dengan argumentasi yang sama-sama bersumber dari…
Suatu ketika dalam sebuah pengajian bulanan, para peserta terenyuh oleh tanggapan seorang ibu muda. Sebut…
Nuri mengeluhkan suaminya tidak pernah memperhatikannya selama masa kehamilan. Saat hamil, ia jalan-jalan pagi di…
Siti mengaku punya masalah dengan suaminya setelah melahirkan dua anak perempuan dari pernikahannya. Suaminya ingin…
Zainab sangat syok setelah melakukan hubungan seksual pertama kali dengan suami di malam pertama pernikahannya.…
Nama saya Endah. Awalnya saya berdiskusi dengan calon suami sebelum menikah. Karena masing-masing mempunyai perbedaan…