Informasi

Rangkaian Duta Santri Nasional 2021 : Festival Halal Fashion sebagai Talent Pool dan Pemberdayaan Desainer Pemula

Tahun ini ada yang berbeda dari penyelenggaraan Duta Santri Nasional yang diselenggarakan oleh PW Fatayat NU DIY dan didukung oleh Mardliyyah Islamic Centre, Muslim Kreatif, UNU Yogyakarta, Sritex, Garfa NU DIY, RMI NU. Dalam penyelenggaraan tahun ketiga rangkaian acara Duta Santri Nasional tahun ini, Festival Halal Fashion menjadi salah satu kebaruan yang menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional.

Festival Halal Fashion mengusung tema “Sustainable Fashion demi Keberlanjutan Hayati dan Kelestarian Alam”. Tujuan utama acara ini adalah branding mode yang merupakan  representasi Islam Rahmatan lil ‘Alamin sekaligus tindak lanjut dari pelatihan yang telah diselenggarakan di BLK Komunitas milik PW Fatayat NU DIY. Dari 40 desainer yang mendaftar Festival Halal Fashion, sebagian merupakan kader binaan BLK Komunitas PW Fatayat NU DIY dan sebagian lagi peserta umum.

Festival Halal Fashion ini memberi ruang bagi desainer pemula untuk tetap berkarya, tetap optimis, dan produktif meski di era pandemi. Festival Halal Fashion 2021 merupakan ajang bergengsi bagi para desainer berbakat untuk bisa menghasilkan karya dalam konsep Halal Fashion. Desainer pemula tidak hanya berkompetisi memproduksi karya busana mereka saja, tetapi mereka juga mendapatkan pembekalan kelas dengan tema “Business Opportunity” yang akan disampaikan oleh tim dari PT Sritek pada 21 Oktober 2021 yang bertempat di OMAH PMII. Oleh karena itu, Festival Halal Fashion tidak hanya sebagai talent pool desainer pemula, tetapi juga wadah pemberdayaan untuk tumbuh berkembang.

Lailiyatus Sa’diyah, S.Pd.I, M.Sc. selaku PIC FHF menyampaikan kepada Tim Media (12/10), “Dalam pelaksanaan Festival Halal Fashion dari 40 peserta diseleksi lagi menjadi 25. 25 peserta desainer pemula itu yang sekarang sedang progress membuat karya busana. Karya-karya ini nanti akan dilakukan penilaian dan diseleksi lagi menjadi 14 besar pada tanggal 15 Oktober 2021”. Selain desainer pemula, pihak panitia mengundang pula pula 7 desainer senior yang berasal dari ADANA Yogyakarta yang konsen di bidang Fashion Design dan Modelling. Para desainer ini juga sedang membuat karya busaya dan akan ditampilkan saat grandfinal pemilihan Duta Santri Nasional mendatang.

Titik temu antara acara Pemilihan Duta Santri Nasional dan Festival Halal Fashion ini ada saat tahap semi dan grandfinal. Saat semifinal, karya dari desainer pemula akan dikenakan oleh finalis Pemilihan Duta Santri Nasional dalam catwalk di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga, sedangkan  karya desainer senior akan dikenakan finalis Pemilihan Duta Santri Nasional saat grandfinal di Grha Sabha Pramana UGM.

Lebih lanjut, Lailiyatus mengatakan, “Agenda selanjutnya di tanggal 19 Oktober 2021 akan ada gladi bersih dan fitting busana sebelum tampil di acara semi final dan grand final bersama Duta Santri Nasional 2021 tanggal 20 sampai 21 Oktober 2021 mendatang”.

Secara terpisah, Shan Shan selaku Executive Director Garment PT Sritex (11/10) mengatakan, “Indonesia berpeluang besar untuk menjadi pengekspor fashion dengan konsep halal ke pasar dunia. Kami berharap bahwa Festival Halal Fashion ini dapat terselenggara secara konsisten, berkelanjutan, dan optimis bahwa bersama PW Fatayat NU DIY dan segenap panitia acara akan mampu memberdayakan masyarakat Indonesia melalui UMKM sehingga dapat berdampak luas kepada masyarakat.”

Semua sepakat bahwa kerjasama yang luar biasa ini tidak hanya berhenti di sini, akan tetapi tetap berlanjut untuk mendukung desainer pemula khususnya yang mengangkat label Halal Fashion. Desainer senior yang dipilih harapannya bisa menjadi mentor yang membimbing, memberikan masukan, kepada desainer pemula untuk berkarya bersama sama dalam menyuguhkan konsep “Halal Fashion”.

 

(Nurlaily Fatayati_Tim Media PW Fatayat NU DIY)

Similar Posts:

swararahima

Recent Posts

Mempersiapkan Perkawinan

Dalam mewujudkan keluarga sakinah, tentram, damai dan penuh dengan cinta kasih, setiap individu, laki-laki dan…

1 hari ago

Merawat Bersama, Mengurai Beban: Refleksi Atas Penelitian tentang Kerja Perawatan Berbayar Di Pamekasan, Madura

Pada Rabu, 12 Agustus 2026, Kalyanamitra bekerjasama dengan Rahima, melaksanakan kegiatan “Merawat Bersama, Mengurai Beban:…

4 hari ago

Wilayah (Perwalian)

Konsep wilayah (perwalian) menekankan pandangan tentang perlindungan sebelum menikah, dimana perempuan berada di bawah perlindungan…

5 hari ago

Bagaimana Konsep Qiwwamah (Kepempimpinan Keluarga) dalam Mewujudkan Keluarga Bahagia?

Bu Sri harus bangun lebih cepat setiap harinya. Sebelum azan subuh, dia telah bergegas mempersiapkan…

1 minggu ago

Saling Rela

Salah satu yang paling dibutuhkan dalam mempererat dan mempertahankan ikatan perkawinan adalah saling pengertian. Sikap…

1 minggu ago

Saling Musyawarah

Musyawarah menjadi pilar penting dalam relasi suami-istri dalam memutuskan sesuatu terkait dengan kehidupan rumah tangga…

2 minggu ago