Informasi

Merawat Bersama, Mengurai Beban: Refleksi Atas Penelitian tentang Kerja Perawatan Berbayar Di Pamekasan, Madura

Pada Rabu, 12 Agustus 2026, Kalyanamitra bekerjasama dengan Rahima, melaksanakan kegiatan “Merawat Bersama, Mengurai Beban: Refleksi Atas Penelitian tentang Kerja Perawatan Berbayar”. Kegiatan ini diselenggarakan di Pamekasan, Madura dan dihadiri oleh 50 peserta yang merupakan tokoh agama, akademisi, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), orang muda, komunitas dan Pemerintah Desa di Madura.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendiseminasikan hasil penelitian The SMERU Institute serta sintesis Rapid Care Analysis (RCA) Kalyanamitra sebagai basis bukti untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai realitas kerja perawatan tak berbayar di tingkat nasional dan lokal. Kegiatan ini juga dilakukan untuk mendiskusikan temuan kunci mengenai kerja perawatan tak berbayar, dan refleksi mengenai urgensi keterlibatan aktif laki-laki dalam kolaborasi lintas pihak, dalam mewujudkan pembagian kerja perawatan yang adil, berbasis temuan riset dan konteks sosial-budaya setempat.

Narasumber dalam diskusi ini yaitu Valentina Yulita Dyah Utari (The SMERU Institute), Windy Zaskia Kusuma (Kalyanamitra), Pera Sopariyanti (Rahima), dan Raudlatun (SupeR Madura), serta moderator yaitu Wanda Roxanne (Rahima). Setelah diskusi, peserta melakukan refleksi dan berbagi tentang realita kerja perawatan di kehidupan sehari-harinya dalam kontes sosial dan budaya di Madura.

Penelitian The SMERU Institute dan Rapid Care Analysis (RCA) Kalyanamitra membawa diskusi berbasis bukti bahwa kerja perawatan, terutama yang tak berbayar, masih dibebankan dan dilakukan oleh perempuan. Konsep 5R yaitu Recognize, Reduce, Redistribute, Represent, dan Reward berusaha menjawab tantangan tersebut. Juga dengan perspektif agama dalam memandang kerja-kerja perawatan.

Pera Sopariyanti menjelaskan bahwa kerja perawatan merupakan ibadah dalam Islam. Rasulullah saw. Menjadi tauladan dalam melakukan kerja-kerja perawatan seperti mengerjakan pekerjaan rumah, menyayangi dan mengasuh anak, dan bahkan menggendong cucunya ketika salat.

Similar Posts:

swararahima

Recent Posts

Mempersiapkan Perkawinan

Dalam mewujudkan keluarga sakinah, tentram, damai dan penuh dengan cinta kasih, setiap individu, laki-laki dan…

53 menit ago

Wilayah (Perwalian)

Konsep wilayah (perwalian) menekankan pandangan tentang perlindungan sebelum menikah, dimana perempuan berada di bawah perlindungan…

4 hari ago

Bagaimana Konsep Qiwwamah (Kepempimpinan Keluarga) dalam Mewujudkan Keluarga Bahagia?

Bu Sri harus bangun lebih cepat setiap harinya. Sebelum azan subuh, dia telah bergegas mempersiapkan…

6 hari ago

Saling Rela

Salah satu yang paling dibutuhkan dalam mempererat dan mempertahankan ikatan perkawinan adalah saling pengertian. Sikap…

1 minggu ago

Saling Musyawarah

Musyawarah menjadi pilar penting dalam relasi suami-istri dalam memutuskan sesuatu terkait dengan kehidupan rumah tangga…

2 minggu ago

Merawat Bersama, Mengurai Beban: Refleksi Atas Penelitian tentang Kerja Perawatan Berbayar Di Lampung

Rabu, 9 Juli 2026, Kalyanamitra bekerjasama dengan Rahima, melaksanakan kegiatan “Merawat Bersama, Mengurai Beban: Refleksi…

2 minggu ago