Ibu nyai Raudlatun, simpul Rahima asal Sumenep menghadiri kegiatan rutin sore bersama kajian Muslimah Inspiratif yang diselenggarakan oleh UKM Karomah STKIP PGRI Sumenep. Kajian yang diselenggarakan pada 24 Februari 2020 ini mendiskusikan/ membedah buku saku Swara Rahima yang biasa disebut Suplemen dengan tema “Memaknai Hijrah untuk Kemanusiaan Perempuan” yang ditulis oleh Ibu nyai Radulatun bersama Koordinator Program Rahima, Andi Nur Faizah.
Kajian ini dibuka oleh Ibu Amiyati selaku penanggung jawab kegiatan. Kemudian selanjutnya Ibu nyai Raudlaatun menjelaskan tentang isi Suplemen yang dimulai dari penjelasan hijrah, macam-macam hijrah, dan yang paling ditekankan adalah hijrah yang substantif artinya tidak hanya hijrah secara simbolik tetapi hijrah yang menimbulkan maslahat dan mencegah mafsadat.
Banyak mahasiswa yang berkomentar dan bertanya pada kajian tersebut. Ada satu yang sangat menarik tentang cerita temannya yang ketika jadi mahasiswa baru tidak menggunakan cadar, kemudian setelah masuk semester dua temannya tersebut memakai cadar. Mahasiswa sebagai peserta tersebut menanyakan langkah apa yang harus dilakukan dengan situasi temannya tersebut.
Di akhir acara, kajian ini membuat penekanan agar kita harus memanusiakan manusia dengan menjunjung tinggi keadilan khususnya pada perempuan. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan pembacaan shalawat keadilan yang menjadi shalawat wajibnya.
Oleh: Nyai Enok Ghosiyah Assalamu’alaikum Wr. Wb Kapan menikah itu dianjurkan dan dilarang dalam Islam?…
Oleh: Nyai Imas Roihatul Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Banyak orang ragu apakah berenang dapat membatalkan puasa…
Oleh: Nyai Ninin Karlina Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Apakah main game saat bulan Ramadhan membatalkan puasa?…
Oleh: Nyai Zainab Assalamu’alaikum Wr.Wb. Suntik dilakukan untuk memasukkan obat atau cairan ke dalam tubuh…
Oleh: Wanda Roxanne Rahima telah melaksanakan Workshop Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Pesantren Ath-Thohiriyyah,…
Oleh: Nyai Dewi Malky Assalamu’alikum Wr. Wb. Apakah menggunakan tetes mata dapat membatalkan puasa?…