Oleh: Wanda Roxanne
Rahima telah melaksanakan Workshop Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Pesantren Ath-Thohiriyyah, Banyumas, pada 13 April 2026. Workshop ini difasilitasi oleh Ibu Pera Sopariyanti, S.Pd.I., M. Hum. (Direktur Rahima) dan Wanda Roxanne, S.Psi., M.Si. (Koordinator Program Rahima).
Peserta workshop ini merupakan pimpinan pesantren (Nyai Fatmah), ustaz, pengurus santri putri, pengurus santri putra, santri perempuan dan santri laki-laki yang berjumlah 20 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan dan pendampingan kepada pimpinan, pengajar dan staf dalam penyusunan draft SOP Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Pesantren Ath-Thohiriyyah, Banyumas.
Dalam diskusi, penguatan perspektif dilakukan dengan menggunakan metode Kotak Manusia (Human Box) dalam memahami perspektif gender dan kekerasan seksual. Setelahnya dilakukan klarifikasi nilai dan pengetahuan menggunakan perspektif tentang kebijakan dan perspektif Islam tentang kekerasan seksual.
Kemudian, dilanjutkan dengan penyusunan dan presentasi draft SOP PPKS dalam kelompok sesuai dengan isi SOP PPKS ini. SOP PPKS ini disusun oleh Pesantren Ath-Thohiriyyah sebagai komitmen dalam memastikan ruang aman di lembaga pendidikan tanpa kekerasan seksual.
Pendapat para ulama terkait fiqh aborsi sangat beragam, meskipun dengan argumentasi yang sama-sama bersumber dari…
Suatu ketika dalam sebuah pengajian bulanan, para peserta terenyuh oleh tanggapan seorang ibu muda. Sebut…
Nuri mengeluhkan suaminya tidak pernah memperhatikannya selama masa kehamilan. Saat hamil, ia jalan-jalan pagi di…
Siti mengaku punya masalah dengan suaminya setelah melahirkan dua anak perempuan dari pernikahannya. Suaminya ingin…
Zainab sangat syok setelah melakukan hubungan seksual pertama kali dengan suami di malam pertama pernikahannya.…
Nama saya Endah. Awalnya saya berdiskusi dengan calon suami sebelum menikah. Karena masing-masing mempunyai perbedaan…