Oleh: Nyai Dewi Malky
Assalamu’alikum Wr. Wb.
Apakah menggunakan tetes mata dapat membatalkan puasa?
Tentu tidak sahabat-sahabat, mayoritas ulama fiqih mengatakan boleh ketika puasa menggunakan tetes mata. Syekh Sihabuddin Ahmad bin Salamah Al-qolyubi salah satu ulama dari madzhab Syafi’i, mengatakan menggunakan tetes mata dianalogikan dengan hukum menggunakan celak. Ia mengatakan:
وَلاَيَضُرُّ(الاِكْتِحَالُ وَاِنْ وَجَدَ طَعْمُهُ)اي الْكَحْلُ(بِحَلْقَهِ)لأَنَّهُ لاَمَنْفَدَ مِنَ الْعَيْنِ اِلىَ الْحَلْقِ وَالْوَاصِلِ إِليْهِ مِنَ الْمَسَامِ
(حاشيه القليوبي ج ٥ ص ٢٩٣)
“Dan tidak bermasalah (tidak Madhorot) memakai celak mata meski ditemukan rasanya celak ditenggorokan, Sebab tidak ada akses terhubung dari mata ketenggorokan yang sampai ditenggorokan adalah dari pori pori sekalipun ada rasa yang sampai ke tenggorokan.”
Jadi, meneteskan obat mata saat berpuasa tidak membatalkan puasa menurut mayoritas ulama. Namun, jika ada kekhawatiran atau keraguan, sebaiknya menggunakan obat tersebut setelah berbuka puasa. Ini akan memastikan bahwa ibadah puasa tetap sah dan tenang.
Demikian, Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Oleh: Nyai Maisaroh Syarbini Assalamualaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh Hadirin yang dirahamati Allah, Pesantren adalah…
Oleh: Nyai Ai Sadidah Assalamu’alaikum Wr. Wb. Para ahli ekonomi memprediksi situasi ekonomi global dan…
Oleh: Kyai Efi Afifi Assalamualaikum, Wr. Wb. Menjadi orang tua dan mendidik anak bukanlah hal…
Pada 14–17 Mei 2026, Rahima menyelenggarakan Tadarus ke-5 Pendidikan Pengaderan Ulama Perempuan (PUP) Jawa Tengah…
Oleh: Nyai Rusdaya Basri Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada 2 Januari 2026, pemerintah secara resmi…
Oleh: Kyai Afwan Zuhdi Assalamu’alaikum, Wr. Wb. Para pemirsa yang dirahmati Allah .. Apakah anda…