Deskripsi: Meretas Jihad Kesetaraan; Dari Feminisme, Pembangunanisme hingga Keluarga dan Pernikahan
Karya: Leli Nurohmah
Buku ini mampu menggugah pembaca untuk melihat realitas perempuan dari kacamata perempuan. Last but not least, masih banyak yang harus dilakukan, masih banyak yang harus dikritisi dan masih banyak kata lagi yang perlu dirangkai untuk dapat mengambil bagian bahwa keadilan perlu ditegakkan dan perempuan butuh hidup tentram tanpa kekerasan.
-Daan Dini Khairunnida- (Aktivis Perempuan dan Penulis)
Buku ini telah membuka wacana pendidikan khususnya masalah perempuan yang sepanjang sejarah manusia selalu termarjinalkan. Padahal Islam telah memberikan posisi yang setara antara perempuan dan laki-laki. Tafsir yang bias gender telah memenjarakan perempuan sebagai manusia yang merdeka. Buku ini salah satu ikhtiarnya ditulis oleh orang yang tepat yaitu tidak hanya sebagai akademisi tetapi juga aktivis perempuan yang kaya pengalaman.
-Mustaghfirien, SH- (Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pendidikan)
Untuk membeli silakan klik tombol BELI di bawah
Zainab sangat syok setelah melakukan hubungan seksual pertama kali dengan suami di malam pertama pernikahannya.…
Nama saya Endah. Awalnya saya berdiskusi dengan calon suami sebelum menikah. Karena masing-masing mempunyai perbedaan…
Yogyakarta - Pondok Pesantren Bumi Cendekia, Yogyakarta, menjadi ruang bertemunya tekad untuk meneruskan keteladanan mendiang…
Salah satu syarat penikahan menurut Imam Syafi’I yaitu adanya saksi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia…
Pria dari Magetan, Jawa Timur, memberi mahar pada istrinya berupa seperangkat knalpot dan sejumlah uang,…
Dalam Islam, prosesi pranikah dikenal dengan sebutan peminangan (khitbah), yaitu penyampaian kehendak seorang pria untuk…