Pada tanggal 7 November 2024, Rahima melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak Bersama Tokoh Agama dan Organisasi Perempuan di Lombok Utara. Kegiatan ini dilakukan di Mina Tanjung Hotel, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
Fasilitator dalam kegiatan ini yaitu Ibu Pera Sopariyanti (Direktur Rahima) dan Nyai Raudlatun (Perempuan Kobher). Kegiatan ini mengundang 20 orang yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perempuan, tokoh lintas iman dan tokoh adat yang berasal dari desa Pemenang Barat, desa Sigar Penjalin, desa tegal Maja dan desa Santong.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta terkait pencegahan perkawinan anak (PPA) dari perspektif agama dan hukum nasional. Sosialisasi ini juga diharapkan dapat menguatkan jejaring antar kelompok agama dan masyarakat untuk PPA di Lombok Utara. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk memetakan peluang, tantangan dan menyusun strategi bersama dalam upaya PPA di desa Pemenang Barat, desa Sigar Penjalin, desa tegal Maja dan desa Santong.
Sosialisasi ini menguatkan peserta terutama dalam perspektif agama Islam melalui pendekatan KUPI. Kegiatan ini menjadi ruang bersama dalam menyusun strategi dan upaya pencegahan perkawinan anak di level desa dan kabupaten Lombok Utara, serta melibatkan tokoh lintas agama, adat dan stakeholders.
Dalam buku Umat Bertanya Ulama Menjawab, ada beberapa pertanyaan terkait istri bekerja yang direkam dalam…
Pendapat para ulama terkait fiqh aborsi sangat beragam, meskipun dengan argumentasi yang sama-sama bersumber dari…
Suatu ketika dalam sebuah pengajian bulanan, para peserta terenyuh oleh tanggapan seorang ibu muda. Sebut…
Nuri mengeluhkan suaminya tidak pernah memperhatikannya selama masa kehamilan. Saat hamil, ia jalan-jalan pagi di…
Siti mengaku punya masalah dengan suaminya setelah melahirkan dua anak perempuan dari pernikahannya. Suaminya ingin…
Zainab sangat syok setelah melakukan hubungan seksual pertama kali dengan suami di malam pertama pernikahannya.…