Deskripsi: Perempuan dalam Panggung Sejarah Islam
Di masa dulu pada masa-masa awal Islam perempuan memperoleh tempat dan penghargaan yang sangat baik. Banyak di antara mereka yang menjadi ulama dan intelektual dengan keahlian yang beragam. Kapasitas keilmuannya kurang lebih sama dengan laki-laki. Nama-nama, perjalanan hidup dan karya-karya mereka terekam dalam banyak buku meskipun jumlahnya memang tidak sebanyak laki-laki. Ignaz Goldziher menyebut paling tidak lima belas persen ulama ahli hadis adalah perempuan, bahkan menurut Rood Roded sekitar delapan belas persen.
Perlu diketahui bahwa pada masa itu masyarakat baru keluar dari sebuah masa penuh kegelapan yang disebut masa jahiliyah yang sangat merendahkan perempuan. Perempuan pada masa jahiliyah tidak memperoleh banyak kesempatan dan penghargaan. Maka jumlah yang disebutkan di atas ketika baru memperoleh ruang dan kesempatan adalah sesuatu yang luar biasa.
Untuk membeli silakan klik tombol BELI di bawah
Pada 19-21 Agustus 2026, Rahima melaksanakan Halaqoh Penguatan Kepemimpinan Ulama Perempuan (PKUP) Seri Pemaju di…
Jombang - Perhelatan Festival Jagat di Pondok Pesantren Khoiriyah Hasyim, Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada…
Jombang - Ratusan santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) mengikuti rangkaian acara…
Jombang - Krisis ekologi dan kerusakan lingkungan hidup dinilai sudah mencapai tingkat darurat yang menuntut…
Oleh: Irma Riyani “Kami akan saling mencintai, saling menyayangi, saling menghormati dan saling menghargai…
Pada 11 Juni 2026, Rahima telah melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pendidikan Pengaderan Ulama Perempuan (PUP)…