Kajian Islam

Apakah Orang yang Tidak Menikah Tidak Mencintai Sunah Nabi?

Oleh: Nyai Mutmainnah

Assalamu ‘alaikum wr.wb

Apakah orang yang tidak menikah tidak mencintai sunnah Nabi?

Tentu saja tidak. Ada banyak ulama yang memilih tidak menikah dan sangat mencintai sunnah nabi.  Diantaranya Imam Nawawi, yang karyanya sangat populer di pesantren-pesantren seperti Arbain Nawawi, Riyadussalihin, al-Adzkar,  dan Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab, begitupun dengan Ibnu Jarir ath-Thabari Guru besarnya para ahli tafsir, juga Imam Ibnu Taimiyah, Imam Zamakhsyari, Sayyid Quthb, Sayyid Ahmad albadawi, dan masih banyak lagi ulama yang memilih untuk tidak menikah. Tentu Ulama ini sangat memahami keistimewaan menikah dan sangat mencintai sunah nabi.

Imam Wahbah Azzuhayli dalam bukunya Fiqh Islam Wa Adillatuhu menuliskan pendapat Imam Syafi’i yang mengatakan

إن التفرغ للعبادة او الاشتغال بالعلم أفضل من الزواج

“sesunggunya mengisi hidup dengan ibadah atau menuntut ilmu pengetahuan lebih utama dari pada menikah”

Dengan alasan bahwa di dalam surah Ali Imran ayat 39, Allah memuji Nabi Yahya yang menjauhkan dirinya dari nafsu dan syahwat, sekiranya pernikahan itu lebih mulia maka tentu Nabi Yahya tidak dipuji karena meninggalkannya.

Menikah menurut sebagian orang adalah pilihan yang sangat sulit, butuh kesiapan secara fisik, mental, finansial,  spiritual, dan sosial. Sehingga jika ada orang yang tidak menikah karena belum siap atau memprioritaskan hal lain, maka itu bukanlah sebuah kesalahan juga bukan berarti dia tidak mencintai sunah Nabi. Karena menikah bukan hanya urusan nafsu, namun butuh komitmen yang kuat untuk saling membahagiakan lahir batin, yang akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan kelak.   Kepada pasangan  apabila orang yang tidak menikah betul tidak mencintai sunah Nabi, maka tidak mungkin ada Ulama yang memilih untuk tidak menikah.

Wassalamu ‘alaikum wr.wb

Similar Posts:

swararahima

Recent Posts

Fenomena Fatherless Dalam Parenting Perspektif Islam

Oleh: Kyai Efi Afifi Assalamualaikum, Wr. Wb. Menjadi orang tua dan mendidik anak bukanlah hal…

14 jam ago

Menguatkan Dakwah Transformatif Ulama Perempuan di Tadarus Ke-5 PUP Jawa Tengah

Pada 14–17 Mei 2026, Rahima menyelenggarakan Tadarus ke-5 Pendidikan Pengaderan Ulama Perempuan (PUP) Jawa Tengah…

1 hari ago

Poligami dalam KUHP Nasional

Oleh: Nyai Rusdaya Basri Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pada 2 Januari 2026, pemerintah secara resmi…

2 hari ago

Nikah Siri dalam KUHP: UU NO 1 Tahun 2023

Oleh: Kyai Afwan Zuhdi Assalamu’alaikum, Wr. Wb. Para pemirsa yang dirahmati Allah .. Apakah anda…

3 hari ago

Pemberdayaan Lansia : Memberikan Ruang Bermakna bagi Lansia

Oleh: Nyai Novi Assirotun N Assalamualaikum, Wr. Wb. Ramadan bukan sekadar menahan lapar, tapi tentang…

4 hari ago

Ulama Perempuan Serukan Indonesia Tanpa Kekerasan Melalui Risalah Cut Nyak Dien

Ulama perempuan yang tergabung dalam Jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) menggelar puncak peringatan Bulan…

5 hari ago