Rahima dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurulhuda, Garut, telah melaksanakan Launching Standar Operasional Prosedur Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (SOP PPKS), pada 15 Desember 2024 di Aula MTs Nurulhuda.
Kegiatan dihadiri oleh 70 peserta yang terdiri dari pimpinan pesantren, kepala sekolah, guru, murid, Kementerian Agama (Kemenag) Garut, Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Cisurupan, Kapolsek Cisurupan, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan SOP kepada seluruh warga madrasah, wali murid, Kemenag, Puskesmas, Kapolsek, dan MUI Garut. Kegiatan ini juga bertujuan agar ada dukungan kerjasama berbagai pihak di Garut ke depan, dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis agama.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Ibu Ernawati selaku pengasuh Pesantren Nurulhuda dan Ibu Neng Hanna selaku Pengurus Rahima. Kegiatan ini dimoderatori oleh Lulu Luthfiah selaku pengajar di MTs Nurulhuda.
Launching ini mendapat sambutan positif dari warga madrasah dan peserta undangan yang hadir, serta adanya ruang kolaborasi berbagai pihak untuk kerjasama ke depan di Garut.
Oleh: Nyai Enok Ghosiyah Assalamu’alaikum Wr. Wb Kapan menikah itu dianjurkan dan dilarang dalam Islam?…
Oleh: Nyai Imas Roihatul Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Banyak orang ragu apakah berenang dapat membatalkan puasa…
Oleh: Nyai Ninin Karlina Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Apakah main game saat bulan Ramadhan membatalkan puasa?…
Oleh: Nyai Zainab Assalamu’alaikum Wr.Wb. Suntik dilakukan untuk memasukkan obat atau cairan ke dalam tubuh…
Oleh: Wanda Roxanne Rahima telah melaksanakan Workshop Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Pesantren Ath-Thohiriyyah,…
Oleh: Nyai Dewi Malky Assalamu’alikum Wr. Wb. Apakah menggunakan tetes mata dapat membatalkan puasa?…