Oleh: Ustaz Abdul Wahid

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Bolehkah gosok gigi ketika sedang berpuasa? 

Agama Islam sangat menganjurkan kebersihan, baik kebersihan hati, lingkungan, pakaian, dan badan. Itulah mengapa bab thaharah menjadi bahasan pertama dalam kitab-kitab fikih. Bahkan beberapa praktik ibadah umat Islam tidak akan sah apabila dilaksanakan tidak dalam keadaan bersih atau bersuci yang menjadi salah satu syaratnya.

Di antara kebersihan yang dianjurkan bagi umat manusia dan bernilai sunah ialah siwak alias sikat gigi. Lalu bagaimana jika seseorang yang sedang berpuasa dan menyikat gigi?

Di dalam kitab Rohmatul Ummah fi Ikhtilafi al-A’immah, terdapat perbedaan pendapat di kalangan imam mazhab fikih; menurut Imam syafi’i menyikat gigi saat berpuasa hukumnya makruh, menurut Imam Hanafi dan Maliki hukumnya boleh/ tidak makruh, adapun dalam mazhab Imam Hambali terdapat 2 pendapat: makruh dan boleh.

Lalu bagaimana sikap terbaik kita menyikapi hal tersebut? Maka kita bisa berpegang pada salah satu kaidah ushul fikih: Al-khuruj min al-khilaf mustahabb, keluar dari perbedaan pendapat sangat dianjurkan, artinya kita dianjurkan memilih pendapat yang lebih hati-hati, yakni makruh. Terlebih sikat saat puasa gigi dilakukan setelah tergelincirnya matahari (waktu zuhur).

Tapi mulutku bau, bagaimana dong?

Di dalam kitab Hasyiatul Bajuri terdapat hadis riwayat Hasan bin Said yang di dalamnya disebutkan bahwa: Wa khulufu afwahihim athyabu ‘inda Allah min riihil miski (bau mulut orang-orang yang sedang berpuasa itu lebih wangi ketimbang minyak kasturi).

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapat keberkahan dan anugrah dari bulan suci ramadan ini, sehingga menjadi sosok manusia yang lebih baik lagi. Aamiin..

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 

Similar Posts:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here