Categories: beritaInformasi

Geliat Perempuan Saudi

Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 14 – 17 Februari 2009, kita dikejutkan pemberitaan di media massa tentang kebijakan terbaru yang diberlakukan pemimpin kerajaan Arab Saudi, Raja Abdullah bin Abdul Aziz. Kebijakan itu adalah mengganti beberapa pejabat penting di kabinetnya yang dianggap berpikiran konservatif, dengan tokoh-tokoh yang bisa memberi dukungan terhadap pemikiran yang lebih progresif. Yang mengagetkan, ia menempatkan seorang perempuan sebagai salah satu Wakil Menteri Pendidikan dan Pengajaran.

Mengagetkan karena Arab Saudi selama ini dinilai dunia sebagai negara yang kurang memberi ruang bagi perempuan. Seperti yang ditulis wartawan Kompas, Mustafa Abdul Rahman, ketika bercerita tentang biografi Noura al-Faez. Kaum perempuan di Arab Saudi selama ini dibatasi dalam berbagai hal, seperti dalam urusan perjalanan, pengobatan, kepemilikan, kawin dan cerai, bahkan juga untuk mengemudikan kendaraan. Dengan kondisi demikian, menjadi luar biasa ketika Raja Abdullah mengangkat Noura al-Faez sebagai wakil menteri.

Ketika wawancara dengan Kompas, Noura menegaskan, misi terpenting di masa mendatang adalah ia ingin mengantarkan perempuan Arab Saudi mencapai pendidikan dan pengetahuan yang lebih baik di segala bidang. Tapi dikauinya, masa depan perempuan Arab Saudi masih sulit digambarkan karena tradisi tentang kaum perempuan di sana telah sangat mengakar.

Noura juga mengatakan, bahwa perannya saat ini adalah terus memperjuangkan hak-hak perempuan di negeri itu hingga mereka lebih terlibat dalam mengambil keputusan. Terutama keputusan di bidang pendidikan.

Tampaknya, langkah berani Raja Abdullah ini menjadi tonggak sejarah baru bagi keberadaan perempuan di negeri kaya minyak itu. Kita semua berharap, ke depan nasib perempuan di Saudi dan para buruh migran Indonesia di sana mendapat pengaruh baiknya. Semoga. [ ] Maman A. Rahman – Insert ilustrasi foto Noura Kompas

Similar Posts:

swararahima

Recent Posts

Nusyuz dan Kekerasan terhadap Istri

Nusyuz merupakan tema penting pembahasan tentang kekerasan berbasis gender dalam keluarga. Nusyuz didefinisikan sebagai “perbuatan…

9 jam ago

Pembatasan Ruang Gerak dan Pelarangan Istri Bekerja

Dalam buku Umat Bertanya Ulama Menjawab, ada beberapa pertanyaan terkait istri bekerja yang direkam dalam…

2 hari ago

Aborsi: Bagian 2

Pendapat para ulama terkait fiqh aborsi sangat beragam, meskipun dengan argumentasi yang sama-sama bersumber dari…

5 hari ago

Aborsi: Bagian 1

Suatu ketika dalam sebuah pengajian bulanan, para peserta terenyuh oleh tanggapan seorang ibu muda. Sebut…

5 hari ago

Partisipasi Suami dalam Kesehatan Ibu dan Anak

Nuri mengeluhkan suaminya tidak pernah memperhatikannya selama masa kehamilan. Saat hamil, ia jalan-jalan pagi di…

6 hari ago

KB dan Kontrasepsi

Siti mengaku punya masalah dengan suaminya setelah melahirkan dua anak perempuan dari pernikahannya. Suaminya ingin…

1 minggu ago