Ini Tentang Nasib, Bukan Nasab

Oleh : Nurhayati Aida   “Kamu bukan siapa-siapa jadi ora usah neko-neko (macem-macem), wis bisa sekolah saja sudah beruntung”   Pesan di atas sangat membekas di hati Miji...

Anak Perempuanku Tersayang?

“Uang kami tak punya, sawah ladang tak punya, apalagi yang bisa kami jual kecuali anak perempuan kami?” (sumber: Pemantau peradilan.com, 19 Oktober 2005, Tulisan...

Bangga Menjadi Bagian Dari Tumbuh Kembang Anak

Oleh : M. Sofiyan Hadi Kedekatan  saya dengan ketiga anak kami, bukan datang tiba tiba tetapi perlu proses yang cukup panjang baik dari sisi saya...

Mendampingi Istri Narapidana Teroris Melalui Literasi

Foto: Dok.Pribadi   Oleh: Silvia Rahmah* Sejak tahun 2004, saya aktif menjadi pendengar dan pendamping bagi perempuan yang memiliki persoalan, termasuk istri dari seorang teroris. Umumnya mereka...

Menjadi Cah Angon

Oleh: Nur Achmad   Cah angon cah angon, penekno belimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno, kanggo mbasuh dodot iro   Cuplikan bait tembang Ilir-ilir tersebut adalah warisan hikmah dari para...

Jilbab dan Aurat

Sumber gambar: pexels.com Oleh : Ery Khaeriyah Melihat foto-foto zaman dahulu, era tahun 70-80-an, saat bibi saya masih duduk di bangku kuliah di salah satu kampus...

Ijtihad dan Jihad Menuju Dunia tanpa Kekerasan Terhadap Perempuan

“…Fakta kekerasan terhadap perempuan di seantero dunia telah nyaring “berbicara” selama ini. Fakta ini seolah menegaskan bahwa “dunia adalah sebuah medan peperangan yang menjadikan...

Budaya, Karya untuk Kemanusiaan

Oleh : AD. Kusumaningtyas*   Rungokna kandhaku ya, Ngger Isih cilik tak kudang-kudang Ora  liya pangarepanku Dadia  wanita kang utama   (Dengarlah petuahku, Nak Sewaktu masih kecil kau kutimang-timang Tiada lain dan...

Jihad; berani hidup

Akhir Januari di awal Pebruari 2002 adalah berita buruk bagi Jakarta. Hujan bagi sebagian orang mungkin diartikan simbol rahmat Tuhan, tetapi tidak kali ini....

GERAKAN PEREMPUAN UNTUK CITA KEMANUSIAAN

Foto: ngopibareng.id Oleh : KH. Hussein Muhammad Ketika tahta kegelapan berjaya, perempuan telah diperlakukan bahkan sebagai bukan manusia. Mereka dianggap sebagai setan, iblis, genderuwo, sarang serigala...